ALLAH YANG SETIA

(Mazmur 89:2-3)

Aku hendak menyanyikan kasih setia TUHAN selama-lamanya, hendak memperkenalkan kesetiaan-Mu....Sebab kasih setia-Mu dibangun untuk selama-lamanya; kesetiaan-Mu tegak seperti langit.

Alkitab menyatakan Allah sebagai Tuhan yang setia dan dapat dipercayai. Kesetiaan merupakan karakter yang sangat penting dalam berbagai aspek kehidupan. Tidak adanya kesetiaan dapat menghancurkan sebuah hubungan dan bahkan dapat membahayakan orang lain. Kita patut bersyukur bahwa Allah kita memiliki kesetiaan yang tidak dapat dibandingkan oleh siapapun. Walaupun berat jalan yang harus ditempuh, namun Allah yang memanggil kita adalah setia dengan janji-janji-Nya. Alkitab mendeskripsikan kesetiaan Allah itu kekal, tidak tergoyahkan, dan besar tidak terhingga. Kesetiaan Allah dinyatakan dalam hidup orang percaya lewat berbagai hal, antara lain:

Pengampunan dosa. Meskipun sudah hidup dalam iman kepada Kristus, kita masih dapat jatuh dalam dosa. Ketika kita berbuat dosa, maka kita harus mengakuinya di hadapan Tuhan dan meninggalkan dosa, maka pengampunan-Nya yang tak terbatas akan dinyatakan bagi kita (1 Yohanes 1:9).

Menggenapi janji-Nya. Alkitab mengandung begitu banyak janji Allah. Kesetiaan Allah dinyatakan melalui penggenapan janji-janji-Nya. Apapun yang terjadi biarlah kita senantiasa mencari Tuhan dan merenungkan firman-Nya, maka kita akan menemukan janji firman-Nya. Ketika kita mendoakan dan mengimaninya, maka Allah yang setia akan menggenapi janji-Nya.

Jawaban doa. Orang percaya didorong untuk bergantung kepada Allah, sebab kehidupan orang percaya tidak lepas dari kesukaran. Tuhan tidak menyukai orang-orang yang mengandalkan kekuatannya sendiri. Allah ingin agar kita berharap penuh kepada-Nya sebab Allah sudah mempersiapkan jalan keluar bagi setiap persoalan kita. Rancangan Allah bagi kita adalah rancangan damai sejahtera yang melebihi pengertian kita.

Setelah mengetahui bukti kesetiaan Allah dan mengerti bagaimana Allah menyatakan kesetiaan-Nya, biarlah hal ini mendorong kita untuk tidak jemu berdoa kepada-Nya. Berdoalah dengan penuh keyakinan bahwa kita akan menerima apa yang kita doakan. Allah yang mengasihi kita terbukti setia dan dapat dipercayai. Bergantunglah sepenuhnya kepada kesetiaan Allah. (dib)

Doa: "Engkau adalah Allah yang setia dan sungguh dapat kupercayai. Karena itu aku mau hidup bergantung sepenuhnya kepada-Mu. Amin."